-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bagikansaja.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Aneh Tapi Nyata! Bosan Dengan Istri, Suku Ini Bisa Tukar Istri dengan Barang

    Kamis, 11 Januari 2018, Kamis, Januari 11, 2018 WIB
    masukkan script iklan disini
    Ilustrasi Bagikansaja.com
    BAGIKANSAJA.COM - Banyaknya tradisi dan budaya di dunia ini menjadikan kita kadang berpikir aneh-aneh, terkadang membuat kita dahi berkeut, terkadang membuat kita tertawa dan bertanya-tanya, ko bisa ya, ada budaya macam itu..?

    Ya, dunia memang selalu dihamburi peristiwa yang ada-ada saja. Masalah yang begitu serius, terkadang diselesaikan dengan cara sederhana, di luar dugaan, karena kerap disepelekan. Sebaliknya, ada juga kasus yang sederhana dibuat menjadi sangat sulit.

    Demikian juga dalam kasus-kasus pernikahan dalam keluarga, antara kegagalan dan keberhasilan. Misalnya juga peristiwa dan kasus perceraian,  terkadang begitu rumit, terkadang begitu sederhana dalam mengatasinya.

    Di Indonesia, ada suku yang perceraiannya begitu mudah dilakukan. Tetapi, ada suku yang sulit melakukan perceraian, bahkan perceraian dianggap tabu. Misalnya, suku Batak yang perkawinannya terikat dengan marga, perceraian menjadi sangat sulit.

    Demikian juga di Flores, yang kasus perceraiannya sangat sulit, karena adanya ikatan suku dan mahalnya belis atau mahar kawin.

    Lalu, bagaimana dengan suku-suku lain di dunia?

    Di beberapa tempat di dunia proses perceraian ada dilakukan dengan cara mudah dan aneh. Penasaran bagaimana saja itu teman? Berikut informasinya.

    Seperti pernah dikupas oleh Anehtapinyata, tampak begitu sederhana, tetapi bisa juga menjadi sangat rumit dan tragis. Netralnews mencoba mengelaborasinya lagi untuk Anda pembaca yang budiman.

    1. Harus Mati dalam Lumpur Jika Ingin Bercerai

    Jika di beberapa negara perceraian merupakan suatu hal yang biasa, dimana kedua pihak suami dan istri sudah tidak merasa cocok lagi untuk hidup bersama, maka jalan percerainlah yang diambil.

    Tetapi, lain dengan di pedalaman Burgundi sebuah daerah terpencil di Afrika, di mana  perceraian merupakan suatu hal yang sangat diharamkan dan dilarang keras.

    Apalagi jika nekat dipaksakan. Maka, ganjaran hukumannya adalah kematian. Kematian adalah jalan perceraian. Mirisnya, hukuman mati tersebut hanya berlaku bagi kaum wanita saja. Jika istri menuntut cerai atas suaminya, maka dia akan dihukum mati dengan cara ditenggelamkan dalam lumpur.

    Sehingga, boleh dikatakan, suatu ketidakadilan jender di daerah pedalaman itu.

    2. Bercerai dengan Menulis “Kamu Bukan Istriku”

    Cara bercerai yang paling aneh lainnya datang dari suku-suku kunoa terpencil. Dalam budaya suku tersebut perceraian dapat terjadi cukup hanya dengan menulis "Kamu Bukan Istriku" dan dikirim kepada ayah sang istri. Tapi, jika istri yang menulis "Kamu Bukan Suamiku" maka dia akan dibunuh.

    3. Bercerai dengan Menukarkan Istri dengan Barang

    Normalnya suatu perceraian itu dilakukan melalui proses yang cukup panjang. Tidak hanya dengan mengatakan cerai, maka sudah resmi berpisah. Tapi nampaknya hal tersebut tidak berlaku di sebuah pulau bernama Aleutian.

    Di pulau yang terletak di Alaska ini, perceraian bisa dilakukan dengan sangat mudahnya. Jika suami ingin menceraikan istrinya, dia hanya perlu menukarkan pasangannya tersebut dengan barang, apa pun itu bisa makanan, minuman, ataupun pakaian.

     Aneh tapi nyata nampaknya praktek ini merupakan hal yang biasa, jika ada suami yang membarter istrinya dengan barang, maka itu adalah tanda bahwa hubungan keduanya bermasalah.

    4. Bercerai dengan Keluar dari Keanggotaan Suku

    Jika cara bercerai aneh sebelumnya terlihat merugikan wanita, mungkin yang satu ini bisa jadi merugikan para suami. Suku-suku pedalaman di Amerunik dalam melakukan perceraian.

    Jika suami sudah bosan dengan istrinya, dia bisa langsung keluar dari keanggotaan suku. Dan hal tersebut sama artinya dengan membuang dirinya sendiri.

    Sumber: Anehtapinyata.net
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Headline

    +