Arsip: Jawaban Tuton Manajemen Sesi 1 Universitas Terbuka Semester 1

Daftar Isi

Soal Diskusi Manajemen Sesi 1 - Globalisasi memungkinkan pertukaran budaya dan produk antar negara menjadi lebih cepat dan luas. Salah satu contohnya adalah ekspansi Starbucks, jaringan kedai kopi asal Amerika Serikat. Saat pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2002, Starbucks menghadapi tantangan karena budaya minum kopi di Indonesia pada saat itu belum seperti saat ini. Harga Starbucks yang relatif mahal, serta rasa kopi yang dianggap tidak sekuat kopi lokal, menjadi kendala dalam menarik konsumen di awal. Namun, seiring berjalannya waktu, tren mengkonsumi kopi di Indonesia meningkat dan Starbucks berhasil menyesuaikan diri dengan selera pasar lokal, seperti dengan menghadirkan menu yang lebih sesuai dan menciptakan suasana tempat nongkrong atau bekerja yang nyaman bagi berbagai kalangan usia.


arsip jawaban toton manajemen UT


Pertanyaan:

Jika Anda seorang manajer kedai kopi lokal, strategi apa yang bisa Anda lakukan agar dapat bersaing dengan perusahaan besar seperti Starbucks? Berikan penjelasan.

Jawaban

Saya Sabda, izinkan untuk menjawab

Dengan melihat animo masyarakat yang cukup tinggi dengan budaya minum kopi, maka jika saya menjadi seorang manajer untuk kedai kopi lokal hal pertama yang saya akan lakukan adalah membuat perencanaan terlebih dahulu terkait dengan rasa kopi yang akan dijual, konsep kedai, harga, media promo, standar pelayanan hingga lokasi kedai. Semua harus direncanakan dengan matang agar bisa bersaing dengan Starbucks.

1. Rasa kopi yang akan dijual haruslah otentik mencerminkan kopi lokal. Kopi yang akan disajikan pun bukan kopi siap saji, namun kopi yang diseduh terlebih dahulu dan disajikan saat masih panas. Penyajiannya bisa menggunakan kemasan yang tradisional seperti gelas jaman dulu seperti gelas enamel. Dan bisa juga didampingi dengan menu tradisional seperti tempe mendoan misalnya.

2. Konsep kedai bisa dibuat dengan nuansa tradisional. Hal ini akan mebuat image tersendiri yang berbeda dengan starbucks. Tentu saja beberapa fasilitas akan ditambahkan sepert wi-fi agar mendukung target pasar anak muda yang suka nongkrong atau kumpul-kumpul, atau para pekerja yang lelah setelah seharian bekerja. Hal ini akan membuat kesan tersendiri bagi pembeli karena bukan hanya sekedar minum kopi, tapi menikmatinya.

3. Harga kopi bisa bersaing dengan starbucks. Dengan biaya pembelian bahan baku kopi lokal yang lebih murah jika dibandingkan dengan impor namun tetap dengan kualitas yang tinggi, makan harga jualnya pun tidak akan terlalu mahal.

4. Lokasi kedai juga menjadi hal yang penting. Carilah lokasi yang cukup ramai seperti dekat kampus. Syukur tempat yang dipakai untuk kedai adalah milik sendiri, jadi biaya operasional akan lebih rendah.

5. Membuat standar pelayanan yang baik. Dikarenakan pelayan adalah ujung tombaknya

Untuk media promo saya akan menggunakan tiktok yang merupakan media digital terbanyak penggemarnya untuk saat ini, sehingga potensi yang dihasilkan pun bisa lebih maksimal. Untuk konten yang dibuat juga harus sesuai dengan konsep awal yaitu tradisional (untuk membangun branding dan mempunyai ciri khas tersendiri)

Jika hal diatas sudah dilakukan maka langkah selanjutnya yang saya lakukan adalah mengontrol (contohnya dengan membuat ceklist atau membentuk kepengurusan) dan mengarahkan agar semua berjalan sesuai dengan jobdesc-nya. Saya yakin jika semua sudah berjalan sesuai tujuan utama yaitu bersaing dengan starbucks, maka hal tersebut bukanlah sesuatu yang tidak mungkin.

Tanggapan Dosen

Terima kasih atas tanggapan yang diberikan. Menurut saudara dari beberapa strategi yang di berikan, apakah membangun hubungan dengan komunitas penting untuk membangun strategi saudara ? jelaskan.

Jawaban dari Tanggapan dosen

Baik, mohon ijin menanggapi

Untuk membangun hubungan dengan komunitas itu penting bu,

Misalnya sebulan sekali ada semacam temu bicara dengan komunitas pecinta kopi, kedai bisa menyediakan tempat dan memfasilitasinya. event ini bisa diadakan pada saat weekend sehingga potensi untuk mendatangkan pengunjung akan lebih banyak.

Selain itu dengan menjalin hubungan dengan komunitas ini, bisa membuat nama kedai kopi semakin dikenal orang terutama bagi pecinta kopi walaupun belum masuk ke komunitas. sehingga mungkin akan ada simbiosis mutualisme antara komunitas dan kedai kopi. dimana komunitas mendapat anggota baru sedangkan kedai akan mendapat pelanggan baru.

Lebih jauh lagi jika sudah terbangun hubungan yang baik, maka mereka (komunitas) akan berlangganan dan menjadi konsumen tetap bagi kedai kopi saya. terimakasih

2 komentar

Rahmad Widodo
27 Januari 2026 pukul 23.20 Hapus
Bagus Kak tulisannya
Sabda
3 Februari 2026 pukul 00.06 Hapus
Terimakasih mas Rahmad