Arsip: Jawaban Tuton Sesi 7 Bahasa Indonesia Universitas Terbuka

Daftar Isi

Jawaban Tuton Bahasa Indonesia - Pada sesi 7 kegiatan Tutorial Online mata kuliah Bahasa Indonesia membahas mengenai penyuntingan kata dan pemilihan diksi yang tepat pada suatu kalimat. Sesi ini berlangsung 1 minggu semenjak soal dipublikasikan.



Soal nomor 1

Perhatikan kalimat berikut ini

setiap hari besar Idul Fitri, umat Islam menuju masjid raya untuk menunggu kedatangan tamu akbar.

Penyuntingan kalimat tersebut adalah:

  1. Kata “setiap” harusnya diawalai huruf kapital karena merupakan awal dari kalimat
  2. Frasa “hari besar Idul Fitri” bisa diubah menjadi “hari raya Idul Fitri” agar lebih sesuai dan tanpa mengubah makna (modul 8 halaman 8.17 tentang pemilihan diksi). Selain itu, kata “Idul Fitri” harusnya digabung menjadi satu kata karena menurut kaidah penyerapan, kata tersebut merupakan bahasa Arab yang juga merupakan satu kata (modul 8 halaman 8.32 tentang penulisan unsur serapan).
  3. Frasa “masjid raya” harusnya menggunakan kapital karena merupakan nama tempat yang merujuk pada tempat ibadah umat Islam dengan tingkatan provinsi, sehingga tidak ada penyuntingan diksi. Penulisan yang benar adalah “Masjid Raya” 
  4. Frasa “tamu akbar” juga kurang tepat, karena tidak sesuai dengan kalimat. Pada frasa tersebut akan lebih sesuai jika diganti dengan “tamu agung” (pemilihan diksi pada modul halaman 8.17 tentang pemilihan diksi).

Hasil penyuntingan:

Setiap hari raya IdulFitri, umat Islam menuju Masjid Raya untuk menunggu kedatangan tamu agung.


Soal nomor 2

Perhatikan kalimat berikut

Syukuran di adakan oleh para petani pasca panen tiba dibalai desa

Penyuntingan kalimat tersebut adalah:

  1. Penggunaan “di” pada frasa “dibalai desa” kurang tepat karena bukan merupakan imbuhan, tapi merupakan awalan yang merujuk pada nama tempat resmi. Maka penulisan yang tepat adalah “di Balai Desa”. Sedangkan penggunaan “di” pada kata “di adakan” harus digabung karena merupakan imbuhan. Maka penulisan yang benar adalah “diadakan”. (modul 8 halaman 8.25 tentang penulisan kata)
  2. Kata “pasca” pada frasa “pasca panen” harusnya digabung karena merupakan bentuk terikat yang diikuti kata dasar “panen”, sehingga penulisannya “pascapanen”. Hal ini akan efektif jika kalimatnya pasif. Namun jika kalimatnya aktif, kata “pascapanen” bisa diganti dengan “setelah panen”. (modul 8 halaman 8.15 tentang kalimat efektif)
  3. Kalimat tersebut juga tidak efektif karena ketidakjelasan struktur. Kalimat pasif (pada frasa “Syukuran di adakan…..) harusnya diikuti Subyek, Predikat dan Keterangan yang jelas.

Hasil penyuntingan:

Hasilnya bisa menjadi kalimat aktif dan juga kalimat pasif.

Kalimat pasif:

Syukuran pascapanen diadakan oleh para petani di Balai Desa.

Kalimat aktif:

Para petani mengadakan syukuran di Balai Desa setelah panen tiba.


Sumber Refrensi:

Santoso, Anang dkk. 2021. Bahasa Indonesia Modul 8 - Menyunting Karya Ilmiah halaman 8.6-8.37. Tanggerang:Universitas Terbuka

Website Resmi Kemdikdasmen. Diakses pada 17 November 2025. https://ejaan.kemendikdasmen.go.id/eyd/penggunaan-huruf/huruf-kapital/

Kompas.com. 2022. Mengenal 8 Tipe Masjid dan Beda Masjid Raya, Masjid Agung, dan Masjid Jami. Diakses pada 17 November 2025. https://regional.kompas.com/read/2022/02/20/125620378/mengenal-8-tipe-masjid-dan-beda-masjid-raya-masjid-agung-dan-masjid-jami?page=all

Posting Komentar